Admin Web

Berbagi Keberkahan

Keberkahan adalah suatu kondisi di mana segala sesuatu yang kita miliki atau lakukan mendatangkan manfaat dan kebaikan, baik bagi diri sendiri maupun orang lain. Dalam agama Islam, keberkahan tidak hanya berkaitan dengan materi, tetapi juga meliputi kebahagiaan, kedamaian, kesehatan, dan keberhasilan dalam hidup. Salah satu cara utama untuk meraih keberkahan adalah dengan berbagi.

Makna Berbagi Keberkahan

Berbagi keberkahan bukan hanya tentang memberi sesuatu yang berlimpah, tetapi tentang memberi dengan tulus dan ikhlas. Keberkahan yang dibagikan tidak selalu berwujud materi, seperti uang atau barang, melainkan bisa juga berupa bantuan moral, doa, atau bahkan senyuman yang dapat meringankan beban orang lain.

Dalam Islam, berbagi dianggap sebagai salah satu cara untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT dan memperoleh pahala yang besar. Bahkan, Allah SWT menjanjikan keberkahan bagi mereka yang berbagi dengan niat yang ikhlas, seperti dalam firman-Nya:

“Perumpamaan orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah seperti sebuah biji yang menumbuhkan tujuh tangkai. Pada setiap tangkai terdapat seratus biji.” (QS. Al-Baqarah: 261)

Keutamaan Berbagi dalam Kehidupan

1. Mendapatkan Keberkahan dari Allah Berbagi dengan tulus dapat mendatangkan keberkahan dalam hidup. Allah SWT menjanjikan bahwa setiap amal yang dilakukan dengan niat ikhlas akan dilipatgandakan pahalanya. Seperti halnya dalam hadis yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim, Rasulullah SAW bersabda:

    “Tidak akan berkurang harta yang disedekahkan, melainkan justru akan bertambah.” (HR. Muslim)

    Ini menunjukkan bahwa ketika seseorang berbagi, baik berupa uang, makanan, atau bantuan lainnya, Allah akan memberikan keberkahan yang jauh lebih besar.

    2. Meningkatkan Rasa Persaudaraan Berbagi juga mempererat tali persaudaraan antara sesama umat manusia. Dengan berbagi, seseorang menunjukkan empati dan kepedulian terhadap orang lain. Hal ini dapat memperkuat hubungan sosial, membangun rasa saling menghargai, dan menciptakan rasa solidaritas yang kuat dalam masyarakat.

    3. Membuka Pintu Rezeki Seringkali, orang yang rajin berbagi justru merasakan bahwa rezeki mereka semakin melimpah. Meskipun mereka memberi, Allah SWT membuka pintu-pintu rezeki yang tak terduga bagi mereka. Berbagi harta, waktu, atau tenaga dengan niat yang tulus dapat mendatangkan banyak kebaikan, bahkan membuka kesempatan baru dalam kehidupan.

    4. Memberikan Kedamaian dan Kebahagiaan Ketika kita berbagi dengan orang lain, kita turut membawa kebahagiaan dalam hidup mereka. Dan kebahagiaan yang dibagikan ini seringkali kembali kepada kita dalam bentuk kedamaian dan rasa puas. Perasaan bahagia yang datang dari memberi lebih lama bertahan daripada perasaan bahagia yang datang dari menerima sesuatu. Berbagi memberikan rasa kedamaian dalam hati, baik bagi si penerima maupun si pemberi.

    Kesimpulan

    Berbagi keberkahan adalah salah satu cara terbaik untuk memperbaiki kualitas hidup dan mendapatkan pahala dari Allah SWT. Dengan berbagi, kita tidak hanya memberi sesuatu yang kita miliki, tetapi juga memberikan kebahagiaan, cinta, dan perhatian kepada orang lain. Dalam berbagi, kita juga mendapatkan banyak keberkahan dalam hidup, baik dalam bentuk rezeki, kedamaian, maupun hubungan yang lebih erat dengan sesama. Semoga kita dapat senantiasa berbagi keberkahan, baik yang kecil maupun besar, dengan niat yang ikhlas, agar hidup kita penuh dengan keberkahan dan rahmat Allah.

    Sejarah Hadroh : Seni Islami yang Penuh Makna

    Hadroh merupakan salah satu bentuk seni musik tradisional Islami yang populer di kalangan umat Muslim, khususnya di wilayah Timur Tengah, Asia Selatan, dan Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Hadroh sering digunakan sebagai media untuk memuji Allah dan Nabi Muhammad SAW melalui syair-syair religius. Berikut ini adalah sejarah singkat tentang asal-usul dan perkembangan hadroh.

    Asal-Usul Hadroh
    Kata “hadroh” berasal dari bahasa Arab حَضْرَة (hadrah), yang berarti “kehadiran”. Dalam konteks spiritual, hadroh melambangkan kehadiran ilahi atau suasana keberkahan. Hadroh awalnya merupakan tradisi musik yang berkembang di Timur Tengah sebagai bagian dari ritual keagamaan.

    Alat musik utama dalam hadroh adalah rebana, sebuah alat perkusi yang telah dikenal sejak zaman pra-Islam. Rebana dianggap sebagai instrumen penting dalam perayaan dan kegiatan spiritual di wilayah Arab. Nabi Muhammad SAW sendiri diketahui menghargai seni musik Islami, seperti terlihat dalam riwayat yang menyebutkan bahwa para wanita Ansar menyambut kedatangannya di Madinah dengan nyanyian dan tabuhan rebana.

    Perkembangan Hadroh
    Seiring dengan penyebaran Islam, seni hadroh ikut tersebar ke berbagai wilayah dunia. Berikut adalah perjalanan perkembangan hadroh:

    Timur Tengah
    Di Timur Tengah, hadroh sering digunakan dalam perayaan Maulid Nabi dan kegiatan zikir. Selain rebana, di beberapa negara juga digunakan alat musik lain seperti daf dan tabl.

    Asia Selatan
    Di India dan Pakistan, tradisi serupa dikenal sebagai qawwali, yang menggabungkan nyanyian pujian kepada Allah dengan tabuhan alat musik tradisional.

    Asia Tenggara
    Di Indonesia, hadroh berkembang pesat bersamaan dengan masuknya Islam pada abad ke-13 melalui para pedagang dan ulama dari Timur Tengah dan Gujarat. Seni hadroh kemudian menjadi bagian dari dakwah yang dilakukan oleh Wali Songo, khususnya dalam kegiatan syiar Islam di Pulau Jawa.

    Ciri Khas Hadroh di Indonesia
    Di Indonesia, hadroh memiliki beberapa ciri khas yang membedakannya dari versi Timur Tengah:

    Alat Musik
    Alat utama adalah rebana, tetapi sering kali dilengkapi dengan alat lain seperti bass rebana, keprak, dan marawis.
    Syair
    Syair yang dinyanyikan biasanya dalam bahasa Arab atau campuran dengan bahasa daerah. Salah satu kitab yang sering menjadi rujukan adalah Simtudduror, karya Habib Ali bin Muhammad Al-Habsyi.
    Fungsi Sosial
    Hadroh sering dimainkan dalam acara-acara keagamaan seperti Maulid Nabi, pernikahan, tahlilan, dan kegiatan pengajian.
    Nilai-Nilai dalam Hadroh
    Hadroh tidak hanya sebatas seni musik, tetapi juga sarana untuk menanamkan nilai-nilai religius. Melalui lantunan syair yang penuh makna, hadroh mengajarkan kecintaan kepada Allah dan Rasul-Nya, persaudaraan, serta pengingat untuk selalu hidup dalam kebaikan.

    Kesimpulan
    Hadroh adalah salah satu warisan seni Islami yang telah melewati perjalanan panjang sejak zaman Nabi Muhammad SAW hingga menyebar ke berbagai penjuru dunia. Sebagai bagian dari budaya Islam, hadroh tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai media dakwah yang menyatukan umat melalui lantunan pujian dan doa. Dengan terus dilestarikan, hadroh menjadi simbol kekayaan budaya dan spiritual yang tak ternilai.

    Pentingnya Berbagi Kebersamaan dan Peduli Sosial

    Dalam kehidupan bermasyarakat, kebersamaan dan peduli sosial merupakan dua nilai yang sangat penting untuk membangun hubungan yang harmonis dan kuat. Berbagi kebersamaan dan menunjukkan peduli sosial dapat membawa dampak positif bagi individu dan masyarakat.

    Manfaat Berbagi Kebersamaan

    1. Meningkatkan rasa percaya diri: Berbagi kebersamaan dapat membantu meningkatkan rasa percaya diri dan harga diri individu.
    2. Membangun hubungan yang kuat: Kebersamaan dapat memperkuat ikatan antar individu dan membangun hubungan yang lebih baik.
    3. Mengurangi kesepian: Berbagi kebersamaan dapat mengurangi perasaan kesepian dan isolasi.
    4. Meningkatkan kesejahteraan mental: Kebersamaan dapat membantu mengurangi stres dan meningkatkan kesejahteraan mental.

    Manfaat Peduli Sosial

    1. Meningkatkan kesadaran sosial: Peduli sosial dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya membantu orang lain.
    2. Membangun masyarakat yang lebih baik: Peduli sosial dapat membantu membangun masyarakat yang lebih harmonis dan sejahtera.
    3. Mengurangi ketimpangan sosial: Peduli sosial dapat membantu mengurangi ketimpangan sosial dan ekonomi.
    4. Meningkatkan rasa empati: Peduli sosial dapat membantu meningkatkan rasa empati dan pengertian terhadap orang lain.

    Cara Berbagi Kebersamaan dan Peduli Sosial

    1. Mengikuti kegiatan sosial: Mengikuti kegiatan sosial seperti sukarela, bakti sosial, dan kegiatan amal.
    2. Membantu orang lain: Membantu orang lain yang membutuhkan, baik secara material maupun non-material.
    3. Menghabiskan waktu bersama: Menghabiskan waktu bersama keluarga, teman, dan komunitas.
    4. Mendengarkan dan memahami: Mendengarkan dan memahami perasaan dan kebutuhan orang lain.

    Kesimpulan
    Berbagi kebersamaan dan peduli sosial merupakan nilai-nilai yang sangat penting dalam kehidupan bermasyarakat. Dengan mempraktikkan nilai-nilai ini, kita dapat membangun hubungan yang lebih kuat, meningkatkan kesejahteraan mental, dan membangun masyarakat yang lebih baik. Mari kita berbagi kebersamaan dan peduli sosial untuk menciptakan dunia yang lebih harmonis dan sejahtera.

    PAIS Foundation: Berbagi Kado Akhir Tahun 2024 – Aksi Peduli Sehat

    Salam Sehat dan Bahagia,

    Kami dengan bangga mengumumkan bahwa PAIS Foundation telah sukses menyelenggarakan kegiatan “Kado Akhir Tahun 2024: Aksi Peduli Sehat”. Acara ini berlangsung pada tanggal 26 Desember 2024, di Kecamatan Curug, dan berhasil menarik perhatian serta partisipasi dari berbagai pihak. Melalui kegiatan ini, kami berkomitmen untuk meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat, terutama bagi anak-anak dan keluarga yang membutuhkan.

    Kegiatan Utama:

    Acara ini terdiri dari beberapa kegiatan yang saling melengkapi, yaitu:

    1. Sunatan Massal: Kami dengan bangga melaporkan bahwa sebanyak 77 anak berhasil menjalani sunatan massal. Kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat kesehatan, tetapi juga memberikan kebahagiaan bagi anak-anak dan keluarganya. Proses sunatan dilaksanakan oleh tenaga medis profesional yang berpengalaman, sehingga anak-anak merasa nyaman dan aman selama proses berlangsung.
    2. Donor Darah: Kegiatan donor darah juga menjadi salah satu program unggulan dalam acara ini. Kami bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Curug untuk menyediakan fasilitas dan tenaga medis yang diperlukan. Donor darah adalah salah satu bentuk kepedulian sosial yang sangat penting, dan kami mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam kegiatan ini.
    3. Lomba Mewarnai: Lomba mewarnai diikuti oleh 185 anak, yang menunjukkan antusiasme tinggi dari kalangan anak-anak. Kegiatan ini bertujuan untuk mengasah kreativitas dan kemampuan seni anak-anak, sekaligus memberikan mereka kesempatan untuk bersenang-senang. Para pemenang lomba mendapatkan hadiah menarik yang tentunya menambah semangat mereka dalam berkarya.
    4. Santunan Yatim: Kami juga memberikan santunan kepada 100 anak yatim. Santunan ini diharapkan dapat meringankan beban mereka dan memberikan kebahagiaan di akhir tahun. PAIS Foundation berkomitmen untuk selalu peduli dan mendukung anak-anak yang membutuhkan, sehingga mereka dapat tumbuh dengan baik dan mendapatkan pendidikan yang layak.
    5. Bazaar Amal: Bazaar amal merupakan kegiatan yang tidak kalah menarik. Di sini, masyarakat dapat membeli berbagai produk lokal dan hasil kerajinan tangan. Seluruh hasil dari bazaar ini akan disalurkan untuk kegiatan sosial PAIS Foundation, sehingga setiap pembelian memiliki dampak positif bagi masyarakat.
    6. Dongeng Ceria dan Games Seru
      Acara ini semakin meriah dengan hadirnya Kak Iki Yosan yang membawakan dongeng ceria untuk anak-anak. Dongeng ini tidak hanya menghibur, tetapi juga mengandung nilai-nilai pendidikan yang penting bagi perkembangan karakter anak. Selain itu, Kak Hendra juga memandu berbagai permainan seru yang melibatkan anak-anak dan membuat suasana semakin hidup.

    Kolaborasi yang Kuat:
    Acara ini tidak mungkin terlaksana tanpa dukungan dan kolaborasi dari berbagai pihak. Kami mengucapkan terima kasih kepada:

    • PAIS Foundation: Yang telah berkomitmen untuk menyelenggarakan kegiatan sosial demi kesejahteraan masyarakat.
    • Kecamatan Curug: Yang memberikan dukungan penuh dalam pelaksanaan kegiatan ini.
    • Dinas Kesehatan Curug: Yang telah membantu dalam menyediakan tenaga medis dan fasilitas kesehatan.
    • KNPI Curug: Yang turut berperan aktif dalam mempromosikan acara dan mengajak masyarakat untuk berpartisipasi.
    • GP Ansor Curug: Yang telah membantu dalam pengorganisasian dan pelaksanaan acara.

    Kami juga sangat berterima kasih kepada para tamu undangan yang hadir, antara lain:

    • Direktur PAIS Foundation: Kang Riyaddin, yang memberikan sambutan hangat dan motivasi kepada semua peserta.
    • Ketua KNPI Curug: Kang Ahmadi, yang turut memberikan dukungan dan semangat kepada para peserta.
    • Ketua GP Ansor Curug: Kang Irwin, yang hadir untuk memberikan dukungan moral.
    • Anggota Dewan Kabupaten Tangerang Fraksi PKS: Bapak Imam Sucipto, yang menyempatkan diri untuk hadir dan memberikan dukungan.
    • Camat Kecamatan Curug: Bapak Arif Rahman Hakim, yang memberikan sambutan dan dukungan dalam acara ini.
    • Ketua Terpilih DPD KNPI Kabupaten Tangerang: Bung Basnar, yang juga memberikan dukungan dan semangat kepada semua peserta.

    Kesimpulan:

    Kegiatan “Kado Akhir Tahun 2024: Aksi Peduli Sehat” adalah bentuk nyata dari kepedulian kita terhadap kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Kami berharap, melalui acara ini, kita semua dapat saling berbagi, saling mendukung, dan menciptakan lingkungan yang lebih baik untuk anak-anak dan keluarga di sekitar kita.

    Mari kita bersama-sama terus berkontribusi untuk masyarakat dan menjaga kesehatan kita. Terima kasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi dan mendukung kegiatan ini. Semoga di tahun yang akan datang, kita dapat melaksanakan lebih banyak kegiatan sosial yang bermanfaat.

    Salam Sehat dan Bahagia,

    PAIS Foundation
    Peduli Sehat, Peduli Sesama

    Keutamaan Sedekah dalam Islam

    Sedekah merupakan salah satu amalan mulia yang sangat dianjurkan dalam Islam. Kata “sedekah” berasal dari bahasa Arab shadaqah, yang berarti kebenaran. Sedekah mencerminkan keimanan seseorang dan merupakan bukti nyata dari ketakwaan dan kasih sayang terhadap sesama.

    Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an:
    “Perumpamaan orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada setiap tangkai ada seratus biji. Dan Allah melipatgandakan bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas lagi Maha Mengetahui.” (QS. Al-Baqarah: 261).

    Jenis-Jenis Sedekah

    1. Sedekah Harta
      Memberikan sebagian harta kepada orang yang membutuhkan adalah bentuk sedekah yang paling umum. Hal ini meliputi memberikan uang, makanan, pakaian, atau bantuan materi lainnya.
    2. Sedekah Non-Materi
      Tidak semua sedekah harus berupa harta. Rasulullah ﷺ bersabda:
      “Senyummu kepada saudaramu adalah sedekah.” (HR. Tirmidzi).
      Bahkan, hal-hal kecil seperti membantu orang lain, memberikan nasihat, atau sekadar senyuman juga termasuk sedekah.
    3. Sedekah Jariyah
      Sedekah jariyah adalah sedekah yang pahalanya terus mengalir meskipun pemberinya telah meninggal dunia. Contohnya adalah membangun masjid, memberikan wakaf, atau menyumbangkan ilmu yang bermanfaat.

    Keutamaan Sedekah

    1. Menghapus Dosa
      Sedekah adalah cara untuk menghapus dosa. Rasulullah ﷺ bersabda:
      “Sedekah memadamkan dosa sebagaimana air memadamkan api.” (HR. Tirmidzi).
    2. Mendapatkan Perlindungan di Hari Kiamat
      Orang yang bersedekah akan mendapatkan naungan di Hari Kiamat. Rasulullah ﷺ bersabda:
      “Naungan seorang mukmin di Hari Kiamat adalah sedekahnya.” (HR. Ahmad).
    3. Mendatangkan Keberkahan dalam Hidup
      Allah menjanjikan balasan yang berlipat ganda bagi orang yang bersedekah. Firman-Nya:
      “Apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya.” (QS. Saba’: 39).
    4. Melindungi dari Kesulitan
      Rasulullah ﷺ bersabda:
      “Berikanlah sedekah, karena sedekah itu dapat menyelamatkan kalian dari musibah dan penyakit.” (HR. Baihaqi).

    Kesimpulan:
    Sedekah bukan hanya kewajiban, tetapi juga bentuk kasih sayang yang membawa banyak manfaat, baik di dunia maupun di akhirat. Dengan bersedekah, seorang Muslim tidak hanya membantu orang lain, tetapi juga memperbaiki diri sendiri, memperkuat iman, dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Mari kita biasakan untuk bersedekah, sekecil apa pun itu, karena setiap kebaikan akan kembali kepada kita dengan pahala yang berlipat ganda.

    Berbagi Keberkahan di Hari Jum’at: Momen Penuh Berkah dan Pahala

    Hari Jum’at merupakan hari yang penuh dengan keberkahan bagi umat Muslim. Dalam ajaran Islam, Jum’at bukan hanya sekadar hari biasa, tetapi memiliki kedudukan istimewa. Rasulullah SAW bersabda, “Hari yang paling baik di mana matahari terbit adalah hari Jum’at.” (HR. Muslim). Oleh karena itu, bagi umat Islam, hari Jum’at adalah waktu yang sangat dianjurkan untuk beribadah, meningkatkan amal shalih, dan berbagi keberkahan kepada sesama.

    Keutamaan Hari Jum’at
    Hari Jum’at memiliki berbagai keutamaan yang menjadikannya istimewa. Beberapa di antaranya adalah:

    1. Waktu yang Penuh Berkah
      Jum’at adalah hari yang penuh dengan keberkahan. Di dalamnya terdapat waktu-waktu yang sangat mustajab untuk berdoa. Salah satu waktu tersebut adalah saat menjelang maghrib, ketika doa yang dipanjatkan oleh umat Muslim akan diterima oleh Allah SWT.
    1. Salat Jum’at
      Salat Jum’at merupakan kewajiban bagi setiap pria Muslim yang sudah baligh dan tidak ada udzur. Salat ini menjadi sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, sekaligus sebagai ajang untuk mempererat ukhuwah Islamiyah antar sesama Muslim.
    1. Membaca Surat Al-Kahfi
      Rasulullah SAW juga menganjurkan umatnya untuk membaca Surat Al-Kahfi pada hari Jum’at. Dalam sebuah hadis, Rasulullah bersabda, “Barang siapa yang membaca Surat Al-Kahfi pada hari Jum’at, maka Allah akan memberikan cahaya di antara dua Jum’at.” (HR. Al-Hakim).
    1. Doa untuk Orang Lain
      Salah satu amal yang juga sangat dianjurkan adalah mendoakan kebaikan untuk orang lain. Di hari Jum’at, doa yang dipanjatkan untuk saudara sesama Muslim sangat diperhatikan oleh Allah SWT. Rasulullah SAW bersabda, “Doa seorang Muslim untuk saudaranya yang tidak ada di hadapannya akan dikabulkan.” (HR. Muslim).
    1. Perbanyak Dzikir dan Istighfar
      Hari Jum’at adalah waktu yang tepat untuk memperbanyak dzikir dan istighfar, memohon ampunan Allah atas dosa-dosa yang telah lalu. Dzikir adalah cara untuk mendekatkan diri kepada Allah dan meraih keberkahan hidup. Dengan berdzikir, kita tidak hanya membersihkan hati, tetapi juga mendoakan kebaikan untuk orang lain.

    Momen Refleksi dan Kebaikan.

    Hari Jum’at juga bisa menjadi momen bagi kita untuk merenung dan memulai perubahan positif dalam hidup. Ini adalah waktu yang baik untuk introspeksi diri dan memperbaiki hubungan dengan Allah, keluarga, dan sesama.

    Selain itu, berbagi keberkahan di hari Jum’at juga bukan hanya terkait dengan materi, tetapi bisa juga berupa kebaikan-kebaikan kecil yang membawa dampak besar. Sebuah senyuman, perkataan yang baik, atau sikap yang santun dapat menjadi keberkahan yang menyentuh hati banyak orang.

    Kesimpulan.

    Hari Jum’at adalah waktu yang sangat mulia dan penuh berkah. Dengan memaksimalkan amal shalih di hari ini, kita tidak hanya memperoleh keberkahan dari Allah SWT, tetapi juga dapat menyebarkan kebaikan kepada sesama. Berbagi sedekah, membantu orang lain, menyebarkan ilmu, dan mendoakan orang lain adalah cara-cara yang dapat kita lakukan untuk berbagi keberkahan di hari yang penuh rahmat ini. Semoga setiap amal yang kita lakukan di hari Jum’at membawa berkah bagi diri kita, keluarga, dan umat Muslim secara keseluruhan.

    Berbagi

    Berbagi artinya kita memberi dari apa yang kita miliki. Dengan begitu hidup kita lebih bermanfaat karena membuat orang lain menjadi lebih bahagia dan terpenuhi kebutuhannya

    Sebenarnya, berbagi itu mudah tapi terkadang juga sulit untuk dilakukan.
    Nah, inilah 5 cara sederhana untuk berbagi kebaikan setiap hari

    1. Lakukan 1 hal baik ke orang sekelilingmu seperti memberi masakan kita ke tetangga atau membantu teman yang sedang kesulitan
    2. Kamu juga bisa sisihkan uang untuk berdonasi atau sumbangan untuk teman teman yang kurang mampu
    3. Mendengarkan orang lain bercerita, temen temen berbagi kebaikan bukan hanya soal memberi uang atau barang, kalian juga bisa sekedar mendengarkan orang lain bercerita dengan begitu artinya kalian mungkin telah membantu mengurangi strees atau depresi yg telah dia pendam sendiri.
    4. Membuang sampah pada tempatnya ini juga salah satu kebaikan yg kita semua bisa lakukan untuk lingkungan sekitar
    5. Murah senyum dengan memberi senyuman ke orang sekitar dapat membantu meningkatkan mood, dan menularkan kebahagiaan kepada orang lain

    Itu tadi cara sederhana berbagi kebaikan yang mudah kita lakukan setiap hari

    kalian bingung cari tempat pkl?

    PAIS Foundation adalah tempat yang tepat untukmu!

    Di PAIS Foundation, kamu akan terlibat dalam berbagai program sosial, mulai dari pendidikan, pemberdayaan masyarakat, hingga kegiatan kemanusiaan. Kamu akan bekerja bersama tim profesional yang akan membimbing dan memberikan pengalaman nyata.

    selain itu kegiatan di Pais foundation ada banyak banget lohh, mulai dari sholat Dhuha,belajar digital marketing, Bagaimana membuat konten yang keren , logo logo yang menghasilkan uang, menguasai semua halaman pencarian google dan masih banyaklagi
    Dengan program PKL di PAIS Foundation, kamu akan menjadi agen perubahan yang tidak hanya belajar, tetapi juga berkontribusi untuk kebaikan masyarakat.

    Jadi, tunggu apa lagi? Daftar sekarang di PAIS Foundation dan kunjungi website kami di www.ypais.org
    kami Pais foundation berbagi kebaikan untuk semua

    Alat Kebersihan untuk Mushola

    Mushola sebagai tempat ibadah memerlukan perhatian khusus dalam hal kebersihan. Kebersihan yang terjaga tidak hanya menciptakan suasana yang nyaman, tetapi juga menghormati tempat suci tersebut. Berikut adalah beberapa alat kebersihan yang penting untuk digunakan di mushola.

    1. Sapu dan Pengki

    Sapu digunakan untuk menyapu lantai dari debu dan kotoran. Pengki berfungsi untuk mengumpulkan sampah yang telah disapu, sehingga proses pembersihan menjadi lebih efisien.

    1. Kain Lap

    Kain lap yang bersih diperlukan untuk mengelap permukaan meja, kursi, dan tempat shalat. Menggunakan kain lap yang berbeda untuk area yang berbeda dapat mencegah penyebaran kotoran.

    1. Pembersih Lantai

    Pembersih khusus untuk lantai membantu menghilangkan noda dan menjaga kebersihan permukaan. Pilih pembersih yang ramah lingkungan agar aman digunakan.

    1. Ember dan Sikat

    Ember berguna untuk menampung air saat mengepel, sedangkan sikat dapat digunakan untuk membersihkan area yang sulit dijangkau, seperti sudut-sudut mushola.

    1. Dispenser Sabun dan Tisu

    Menjaga kebersihan tangan sangat penting. Menyediakan dispenser sabun dan tisu di area wudhu akan membantu jamaah menjaga kebersihan sebelum beribadah.

    1. Tempat Sampah

    Tempat sampah yang cukup besar dan mudah dijangkau sangat penting untuk mengurangi sampah yang berserakan. Pastikan ada pemisahan antara sampah organik dan non-organik.

    1. Penyemprot Disinfektan

    Di masa pandemi, penyemprot disinfektan menjadi alat yang sangat penting untuk menjaga kebersihan dan mencegah penyebaran virus. Pastikan area mushola disemprot secara berkala.

    1. Pengharum Ruangan*

    Pengharum ruangan dapat membantu menciptakan suasana yang nyaman dan menyenangkan. Pilih yang tidak terlalu menyengat agar tidak mengganggu konsentrasi jamaah.

    Kesimpulan

    Menjaga kebersihan mushola adalah tanggung jawab bersama. Dengan menggunakan alat kebersihan yang tepat dan menjaga kebersihan secara rutin, kita dapat menciptakan lingkungan yang nyaman dan bersih untuk beribadah. Selain itu, penting untuk melibatkan jamaah dalam menjaga kebersihan agar rasa memiliki dan tanggung jawab semakin meningkat.

    Curug Edufarm Center

    Kalian semua pasti penasaran dengan apa itu Curug Edufarm Center ( CEC ), Curug Edufarm Center adalah lahan untuk belajar bertani tanpa harus merusak alam,

    Memang nya apa yang bisa merusak alam?

    Penggunaan pestisida dan pupuk yang berlebihan dapat merusak tanah, mengurangi kesuburan tanah, dan mencemari air, tanah, dan udara. 

    Pengelolaan pakan ternak yang buruk dapat menyebabkan bakteri dan patogen dalam pupuk kandang masuk ke sungai dan air tanah. 

    Pertanian monokultur dapat menyebabkan kekurangan spesies hewan dan tumbuhan lain yang memerangi penyebaran penyakit dan hama.